Get Adobe Flash player
BKD Sumbar tidak menerima pungutan biaya apapun dalam hal kepengurusan pegawai

Gubernur & Wakil Gubernur

IRWAN PRAYITNO NASRUL ABIT

Iklan



Jajak Pendapat

  Seberapa besar manfaat Website ini bagi Anda?
  Sangat Bermanfaat
  Cukup Bermanfaat
  Tidak Bermanfaat
  Tidak Tahu

 

Statistik Pengunjung

Pengunjung Hari ini :  182
Total Pengunjung :  75672
Revolusi Mental untuk Kembalikan Fokus Pengabdian ASN

Revolusi Mental untuk Kembalikan Fokus Pengabdian ASN

Kamis, 21 Mei 2015, 15:09:05 WIB | oleh: Administrator

JAKARTA - Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) mendapat kehormatan dan tanggung jawab yang besar untuk memimpin perubahan. Untuk itu, Menteri PANRB Yuddy Chrisnandi menegaskan agar ASN di lingkungan kemenetrian ini meningkatkan disiplin dan profesionalitasnya dalam bekerja.

“Kementerian PANRB sebagai lokomotif perubahan, lokomotif reformasi birokrasi dan lokomotif penanaman revolusi mental. Oleh karena itu, tingkatkan disiplin dan profesional serta tingkatkan integritas. Bekerja dengan penuh pengabdian bagi pememerintah, bangsa, negara, dan seluruh rakyat Indonesia,” ujar Yuddy dalam pidatonya saat menjadi Inspektur Upacara Kebangkitan Nasional di lapangan Kementerian PANRB, Rabu (20/05).

Di era revolusi mental ini, lanjut Yuddy, Presiden Joko Widodo akan mengembalikan fokus pengabdian ASN yang sebenar-benarnya untuk kepentingan bangsa, negara dan masyarakat. Dengan demikian berbagai program pembangunan nasional akan dapat dilaksanakan tanpa hambatan.

Menteri menambahkan, proses komunikasi sosial dan politik yang baik, yang mensosialisasikan kebijakan antara pimpinan di tingkat pusat sampai ke rakyat memerlukan jembatan-jembatan komunikasi. Dan jembatan komunikasi itu adalah birokrasi yang membuka ruang dialog dan aspirasi secara terbuka.

“Tugas birokrasi menangkap pesan rakyat, merespon keinginan rakyat dan selalu berada di tengah masyarakat. Birokrat yang  berintegritas yang memiliki kapasitas dan berkualitas akan menentukan proses keberhasilan,” imbuhnya (Sumber: MENPANRB)