Get Adobe Flash player
BKD Sumbar tidak menerima pungutan biaya apapun dalam hal kepengurusan pegawai

Gubernur & Wakil Gubernur

IRWAN PRAYITNO NASRUL ABIT

Profil PNS Pemprov Sumbar

Masukan NIP Baru Anda

Jajak Pendapat

  Seberapa besar manfaat Website ini bagi Anda?
  Sangat Bermanfaat
  Cukup Bermanfaat
  Tidak Bermanfaat
  Tidak Tahu

 

Statistik Pengunjung

Pengunjung Hari ini :  181
Total Pengunjung :  99303
Juara II UNPSA, Aceh Singkil Akan Buat Rumah Inovasi

Juara II UNPSA, Aceh Singkil Akan Buat Rumah Inovasi

Senin, 18 Mei 2015, 07:55:40 WIB | oleh: Administrator

SURABAYA – Dua kali mengikuti ajang kompetisi dunia yang diselenggarakan PBB, akhirnya Kabupaten Aceh Singkil mendapatkan juara second winner place dalam UNPSA 2015. Bupati Aceh Singkil Safriadi Manik merasa bangga atas prestasi yang diraih oleh daerah yang dipimpinnya tersebut.

“Alhamdulilah dan terima kasih, prestasi Aceh Singkil mendapat penghargaan dunia. Saya sangat bangga pada bidan desa, Kementerian Kesehatan, Dinas Kesehatan, Kecamatan, Puskesmas, dan pihak lain yang telah membantu terlaksananya inovasi tersebut,” ujar Safriadi Manik usai acara penyerahan penghargaan oleh Kementerian PANRB di Kantor Gubernur Jatim, Jumat (15/05).

Kabupaten Aceh Singkil yang menciptakan inovasi “Mengembangkan  Kemitraan  Dukun  dan  Bidan  untuk  Mengurangi  Angka  Kematian  Anak  dan  Ibu  Melahirkan”. Hal itu dilatarbelakangi kondisi masyarakat Aceh Singkil yang memiliki sugesti bahwa melahirkan bisa berhasil hanya jika dibantu dukun. Untuk meningkatkan kepercayaan dan pengetahuan masyarakat mengenai kesehatan. Dengan adanya inovasi ini, diharapkan daerah lain dapat meniru jika permasalahan yang dihadapi sama.

Bupati mengatakan, untuk tahun depan Kabupaten Aceh Singkil akan mengikutkan inovasi-inovasi lain untuk mengikuti kompetisi inovasi pelayanan publik. Selain itu, untuk mempertahankan inovasi yang ada dan menjaga inovasi yang telah meraih penghargaan agar tetap jalan, Bupati akan membuat tim inovasi sekaligus rumah inovasi.

“Kami akan membentuk tim inovasi yang megurus rumah inovasi yang terdiri dari beberapa dinas atau Bappeda untuk menjaga inovasi supaya tetap berjalan terus,” imbuhnya. Untuk rumah inovasinya, kemungkinan akan tetap di kantor pemerintah. (Sumber: MENPANRB)