Get Adobe Flash player
BKD Sumbar tidak menerima pungutan biaya apapun dalam hal kepengurusan pegawai

Gubernur & Wakil Gubernur

IRWAN PRAYITNO NASRUL ABIT

Iklan



Jajak Pendapat

  Seberapa besar manfaat Website ini bagi Anda?
  Sangat Bermanfaat
  Cukup Bermanfaat
  Tidak Bermanfaat
  Tidak Tahu

 

Statistik Pengunjung

Pengunjung Hari ini :  249
Total Pengunjung :  86142
Uang Pensiun PNS RI Dibayar di Muka, Tiru Malaysia dan Australia

Uang Pensiun PNS RI Dibayar di Muka, Tiru Malaysia dan Australia

, 00 0000, 00:00:00 WIB | oleh: Administrator

Jakarta -Pemerintahan Presiden Joko Widodo (Jokowi) akan mengubah penyaluran uang pensiun kepada para Pegawai Negeri Sipil (PNS). Saat ini, uang pensiun PNS dibayarkan setiap bulan tetapi nantinya hanya dibayarkan sekali di muka.

Setiawan Wangsaatmaja, Deputi Bidang SDM Aparatur Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB), mengatakan pola ini sudah diterapkan di sejumlah negara seperti Malaysia dan Australia.

"Malaysia dan Australia pakai sistem kontribusi pasti. Artinya, PNS dan pemberi kerja sama-sama membayarkan iuran di awal dan kemudian memberikannya sekaligus kepada PNS yang bersangkutan ketika sudah masuk usia pensiun," jelas Setiawan kepada detikFinance, Selasa (24/3/2015).

Iuran yang disetorkan PNS dan pemerintah, lanjut Setiawan, kemudian dikelola untuk sebuah lembaga dana pensiun. Pemerintah menjadi fasilitator ke lembaga tersebut. Karena uang pensiun dikelola oleh lembaga tersendiri, risiko terhadap pemerintah selaku pemberi kerja pun minim.

Di Indonesia, tambah Setiawan, nantinya juga akan menerapkan pola serupa. Dengan model yang sekarang, Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) akan menanggung uang pensiun PNS per bulan sampai anak ke-2.

"Nantinya, pemerintah dan PNS sama-sama di awal. Nanti uangnya dikelola di lembaga dana pensiun itu. Begitu masa kerja selesai, uang pensiun dibayarkan sekaligus oleh lembaga itu," jelas Setiawan. (sumber:detik.com)