Get Adobe Flash player
BKD Sumbar tidak menerima pungutan biaya apapun dalam hal kepengurusan pegawai

Gubernur & Wakil Gubernur

IRWAN PRAYITNO NASRUL ABIT

Iklan



Jajak Pendapat

  Seberapa besar manfaat Website ini bagi Anda?
  Sangat Bermanfaat
  Cukup Bermanfaat
  Tidak Bermanfaat
  Tidak Tahu

 

Statistik Pengunjung

Pengunjung Hari ini :  14
Total Pengunjung :  74728
Waspada Situs www.bkn2015.com

Waspada Situs www.bkn2015.com

, 00 0000, 00:00:00 WIB | oleh: Administrator

Jakarta-Humas BKN, Website/situs palsu mirip web resmi BKN muncul kembali dengan tampilan baru, www.bkn2015.com. Berdasarkan laporan berbagai pihak yang masuk ke Humas BKN dan berdasarkan pengecekan langsung, Jumat (26/02), terhadap situs www.bkn2015.com, maka BKN menyatakan bahwa situs ini merupakan bukan situs resmi Badan Kepegawaian Negara (BKN).

Sudah dapat diduga bahwa kemunculan situs mirip BKN ini dimungkinkan untuk mendapatkan keuntungan dari berbagai pihak khususnya pada proses penerimaan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) dari jalur honorer dengan mengatasnamakan jalur susulan.  Hal ini terlihat dari data-data yang dilampirkan terkait Daftar Nama CPNS yang tidak benar. Oleh sebab itu dihimbau bagi semua pihak yang namanya tertera dalam list website yang meniru BKN tersebut untuk tidak mempercayai ataupun mengindahkan informasi yang disampaikan dalam website itu.

Ditegaskan oleh Tomy Donardi selaku Kasubbag Publikasi bahwa sampai saat ini tidak ada jalur penerimaan CPNS selain jalur honorer yang tes nya sudah dilakukan per 3 November 2013 dan jalur rekrutmen umum, yang pelaksanaan tesnya sudah selesai di tahun 2014. Adapun jalur-jalur lain dipromosikan oleh para oknum seperti jalur kebijakan, susulan, tambahan, sisipan maupun jalur khusus TIDAK BENAR.

Sampai saat ini BKN hanya memiliki dua situs resmi yakni, www.bkn.go.id dan www.sesmabkn.com. Untuk informasi lebih lanjut dapat menghubungi Humas BKN Pusat Jakarta, telp. 021 (80882815). Apabila dengan adanya situs palsu ini ternyata ada pihak-pihak yang merasa dirugikan untuk segera melapor kepada pihak yang berwajib/kepolisian untuk dapat segera ditindaklanjuti. (sumber:BKN)