Get Adobe Flash player
BKD Sumbar tidak menerima pungutan biaya apapun dalam hal kepengurusan pegawai

Gubernur & Wakil Gubernur

IRWAN PRAYITNO NASRUL ABIT

Iklan



Jajak Pendapat

  Seberapa besar manfaat Website ini bagi Anda?
  Sangat Bermanfaat
  Cukup Bermanfaat
  Tidak Bermanfaat
  Tidak Tahu

 

Statistik Pengunjung

Pengunjung Hari ini :  74
Total Pengunjung :  74557
Menanti Rumusan Strategi ACCSM dalam Peningkatan Kapasitas dan Peranan Pemda

Menanti Rumusan Strategi ACCSM dalam Peningkatan Kapasitas dan Peranan Pemda

, 00 0000, 00:00:00 WIB | oleh: Administrator

Bandung-Humas BKN, Semoga kegiatan Workshop (Knowledge Management on Local Government ASEAN Conference on Civil Service Matters (ACCSM)) ini dapat melahirkan berbagai rumusan strategis untuk meningkatkan kapasitas serta peranan Pemerintah Daerah dalam rangka membangun sistem pemerintahan yang efektif, efisien, dan akuntabel. Ucapan ini disampaikan Wakil Gubernur Provinsi Jawa barat Deddy Mizwar saat membuka secara langsung Workshop Knowledge Management on Local Government ACCSM di Hotel Savoy Homann Bandung, Selasa (24/2/2015).

Lebih lanjut Deddy Mizwar memberikan apresiasi dan rasa terima kasihnya kepada Badan Kepegawaian Negara (BKN) yang telah menjadikan Provinsi Jawa Barat, khususnya Kota Bandung sebagai Tuan Rumah pelaksanaan kegiatan workshop ini. 'Kami segenap warga Jawa Barat, menghaturkan terima kasih kepada BKN, karena sudah menunjuk Jawa Barat, khususnya Bandung, sebagai kota penyelenggara kegiatan workshop tingkat ASEAN', tutur orang nomor 2 di Jawa Barat ini.

Pada kesempatan yang sama, Wakil Kepala BKN Bima Haria Wibisana, yang saat ini juga menjabat Pelaksana Tugas kepala BKN mengatakan, semoga kegiatan workshop kali ini dapat memperkuat hubungan antara Negara-negara anggota ASEAN dan semakin menegaskan peran ASEAN dalam dunia Internasional. Semoga ASEAN semakin eksis di panggung internasional, tandas Bima.

Workshop Knowledge Management on Local Government ACCSM ini direncanakan berlangsung selama 4 hari, hingga 27 Februari 2015. Dihadiri oleh 9 Negara Anggota ASEAN dan sejumlah pejabat perwakilan Kementerian/Lembaga. (Sumber: BKN)